Tunjangan Profesi dan Saya
Jakarta, 15 September 2020 Kepada Yth. Bapak dan Ibu yang memiliki kewenangan Di Tempat. Dengan hormat, Surat ini saya tulis bukan untuk menyalahkan, bukan untuk menekan, bukan untuk apa-apa. Saya menulis surat ini hanya untuk menyampaikan isi hati dan isi kepala saya. Pada awal mulanya ada tunjangan profesi, saat itu saya mengenalnya sebagai sertifikasi, saya senang sekali…… Saya senang bukan mengenai besar rupiah yang saya terima, walaupun besaran rupiah itu sangat membantu saya. Saat itu saya merasa kebanggaan saya sebagai guru sangat bertambah dan meningkat derajatnya. Apalagi yang saya tahu, tunjangan itu diberikan karena guru bukan lagi suatu pekerjaan biasa, melainkan sudah menjadi sebuah profesi. Bangganya saya sejajar dengan para dokter dan psikolog yang juga suatu profesi. Apalagi, katanya selain penghargaan sebagai profesi, tunjangan itu ditujukan untuk membantu para guru meningkatkan kompetensinya. Dengan tunjangan itu, saya bisa tambah-tambah kuota ...