Catatan hari ini 6 Maret 2014 Abi, waktu pulang kerja, umi melihat langit. Warnanya kelabu ada bercak merah. Sontak umi teringat pada perkataan abi tentang cara lain menentukan waktu sholat magrib jika tidak terdengar adzan. Ingatan umi juga langsung pergi ke masa bertahun-tahn lalu. Saat seorang ibu, orang tua murid umi di Mentari, berkata betapa beliau mengagumi kebesaran Allah yang telah membagi waktu menjadi lima dengan perbedaan yang jelas. Kejelasan perbedaan ini dirasakan waktu beliau sakit, tidak bisa beraktivitas, hanya berbaring saja. Dengan hanya merasa dia dapat mengetahui kapan waktu subuh, dzuhur, ashar, magrib, dan isya. MasyaAllah ............... Umi langsung berpikir...... Selesai subuh, itu waktu pagi. Selesai dzuhur itu masuk waktu siang Selesai ashar itu masuk waktu sore Selesai magrib itu masuk waktu malam Selesai isya itu masuk waktu manusia untuk beristirahat. Setiap jed...
Komentar
Posting Komentar