Kesehatan Anak, itu Hak Mereka Kewajiban Kita

Pagi-pagi waktu awal puasa, saya mendengar percakapan dua orang ibu. Satu ibu dengan anak batita kita sebut saja Ibu A, satu lagi ibu dengan anak usia SD kita sebut saja Ibu B.
Kurang lebih demikian percakapan mereka:
Ibu A: anakmu puasa jeng?
Ibu B: Ndak... dia sakit maag...

Saya dalam hati langsung berkata: Hah.... kecil-kecil sakit maag, gimana nanti besarnya?
Setahu aku, maag itu kan penyakit pencernaan, yang biasanya timbul kalau pikiran mumet, pola makan tidak teratur, dan makanannya tidak sehat. No wonder dia sakit. Badannya ajah guede untuk ukuran dia (Over weight gitu...)

Di kelas, teman sekerja cerita, tetangga dia, anak SMP masuk rumah sakit, kena diabetes, Mungkin juga dia keturunan karena ayahnya jantung dan diabetes, mamanya paru-paru,dan baru kemarin kakaknya sakit panas dan ada onderdil tubuhnya yang dah ringsek.
Mamanya suplier makanan. Kalau makan,ni anak suka berlebih. Satu pizza gede dia makan sendiri..... Kabar terkini, sudah habis 30 Juta belum juga bisa keluar rumah sakit......

Ini kepala langsung mengeluarkan pikiran-pikiran yang kurang lebih begini :
1. Anak belum tahu makanan sehat atau tidak sehat. Orang tua lah yang harus mengajarkan kepada mereka supaya mereka tahu.
2. Anak belum bisa memilih mana yang sehat atau tidak sehat, baik atau tidak baik bagi tubuh. Orang tua lah yang membantu anak untuk mengerti semua itu agar dia bisa memilih.
3, Hak anak untuk mendapat makanan sehat, dan kewajiban orang tua lah untuk menyediakannya.

Jadi..............
kalau sampai anak ringsek sebelum metabolisme ringsek secara alami, salah siapakah?
apakah orang tua itu pernah berpikir bahwa ia belum melakukan kewajibannya?
Mengapa orang tua itu menutut haknya sebagai orang tua; dihargai, dihormati, didengarkan kata-katanya,dan dilaksanakan permintaannya (yang kadang-kadang dibungkus dengan kata-kata demi kebaikan anak)
Bukankah kita harus melakukan kewajiban dulu baru menerima hak?

Semoga saya selalu ingat penggalan peristiwa ini, agar bisa menjadi orang tua yang baik buat Fathimah.....
Walau tidak bisa sempurna sekali, minimal sesempurna yang saya bisa.


(pertama kali diposting di MP tanggala 19 Agustus 2010)


 

Komentar