Melihat ke Lebih Dalam



Pada jaman dahulu kala, pada suatu hari, saat selesai ikut novena Antonius Padua di Kramat, saya sangat heran….
Saat saya mengamati setiap orang di angkot, saya menemukan bahwa mereka semua cakep2. GAK ADA yang JELEK! Saya coba lihat orang yang  menurut saya kelihatannya jelek, lusuh, gak bersinar,dan sudah setengah baya. Lalu saya amati…. HERAN! Ada saja bagian dari wajahnya yang menarik…
Heran banget! Saya sampai mikirnya lama sekali….

Akhirnya saya tahu. Waktu itu saya tidak sekedar melihat, tapi saya mengamati
Dengan mengamati, saya menemukan.
Semua ciptaan Tuhan memang sungguh amat baik.

Carilah… maka kamu juga akan menemukan begitu katanya
(bukannya ketuklah, maka pintu akan dibukakan bagimu? hihihi….)

Banyak hal-hal yang bisa kita cari dalam diri setiap orang untuk menemukan keindahannya. Ini ada beberapa keindahan yang bisa kita temukan :


  1. Berpikir positif.
  2. Berusaha mengerti perasaan orang lain.
  3. Mau belajar
  4. Mau membantu, walaupun hal itu bukan bagiannya (seperti mengepel dan menyapu)
  5. Punya selera humor
  6. Perhatian
  7. Selera makan yang bagus
  8. Selalu rapi dan wangi
  9. Bersih
  10. Gak neko-neko, biasa aja
  11. Berpengetahuan luas
  12. Berpikir sungguh-sungguh
  13. Sayang keluarga
  14. Suka tinggal di rumah (orang rumahan yang berarti juga cinta pada rumah)
  15. Menjunjung tinggi nilai persaudaraan
  16. Beriman
  17. Serius dalam beragama dan beriman
  18. berprinsip
  19. Tidak mau menjelek-jelekkan orang yang dikenalnya
  20. Berusaha tidak menyakiti perasaan orang lain
  21. Mampu “meraba” yang sesungguhnya terjadi
  22. Kadang romantis
  23. Peka
  24. Bertanggung jawab
  25. Murah hati
  26. Pengertian


Menurut saya, syarat untuk menemukan keindahan pada orang lain adalah, segerakan beri titik pada setiap pernyataan. Jangan sampai tanda koma keburu menyela. Soalnya setelah tanda koma, kata TAPI pasti menyusul. Kalau itu terjadi, hilang deh semua keindahan…..

Oh ya… itu baru 26. Masih bisa dicari lagi, kalau kita mau melihat lebih dalam.
Yang 26 ini sumbangan dari suami saya… karena saya melihat itu di dalam dirinya…
(hhihihi… jadi malu!)

Ayo kita berlomba menemukan keindahan dalam diri orang lain dan segera memberi tanda titik, supaya hidup ini lebih terasa indah. Bukankah hidup itu suatu anugerah?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ragam Budaya Indonesia di MISJ

Langit itu berbicara, Abi......

Oooo, Kamau ketahuan